Geostorm Movie Review

Beberapa waktu lalu gue barengan ama temen-temen nonton Geostorm karena banyaknya review yang bilang film ini bagus.

Geostorm Movie Poster

Awalnya gue udah pasang ekspektasi tinggi buat film ini. Gue kirain bencana alamnya asli karena bencana alam. Gak taunya [spoiler warning] karena satelit yang dimasukkin virus sehingga menjadikan negara-negara terkena bencana alam dadakan yang dinamakan Geostorm.
Jadi serunya kurang berasa. Apalagi sekalipun efeknya canggih, tapi gak terlalu keliatan mencakup seluruh bagian atau sudut kota dari dekat. Jadinya kurang berasa feelnya (walaupun kenanya parah banget).

Yang aku kangenin di sini cuma akting Gerard Buttler dan Mr. Cheng (gak tau nama asli pemainnya siapa). Aktingnya bener-bener poll abis.

Tapi buat yang pengen nonton ini, gak apa-apa kok. Soalnya cukup menghibur.

Trailer Geostorm

Advertisements

Pentingkah Mengejar Passion dalam Bekerja?

Akhir-akhir ini gue sering banget denger kata passion. Katanya passion dan hobby adalah 2 hal yang berbeda. Hobby cuma kesenangan sesaat dan dapat berubah sewaktu-waktu, sedangkan passion adalah sesuatu yang disuka, dikejar, dan dijadikan career.
Namun kemarin ini, gue baru denger kalau yang namanya passion bisa berubah karena passion sebenarnya adalah perasaan.
Jadi kalau seandainya mau pindah pekerjaan hanya karena yang dikerjakan sekarang bukan passion, berarti kita harus benar-benar melihat apakah passion itu memang bisa mengarahkan ke kehidupan yang lebih baik?
Karena sekalipun passion kita di bidang tertentu, tapi kalau kita tidak bagus bekerja di bidang tersebut, yah sebaiknya janganlah pindah pekerjaan yang mungkin sekalipun bukan passion kita tapi kita bagus di dalamnya.

Apakah benar passion bisa berubah-rubah? Menurut gue, iya, bisa berubah.
Gue pernah punya passion di bidang computer. Senang membuat website dan melakukan apapun yang berhubungan dengan computer. Tapi seiring berjalannya waktu, ternyata bukan ini yang terbaik. Gue gak bisa bikin program dan itu bikin stress.
Selanjutnya, gue merasa passion gue di bidang kuliner. Tahun 2014 gue mulai merintis account food di Instagram dan blog. Gue sampai berpikir ini akan dijadikan karir dan yes, sempat juga ada keuntungan fee yang didapatkan dari passion yang satu ini.
Tapi sejak tahun 2017, gue mulai merasa jenuh. Ada satu dan lain hal yang membuat gue ngerasa gak cocok di bidang ini.
Akhirnya gue memutuskan break dulu. Yang pasti passion gue udah bukan di bidang foto-foto makanan lagi dan nyari-nyari cafe baru buat direview. Ataupun passion gue sudah gak sebesar awal-awal dulu.

Jadi pentingkah mengejar passion dalam bekerja?
Kalau menurut gue sih enggak. Yang penting menyukai pekerjaan tersebut dan kita dapat mengerjakan sesuatu yang baik di dalamnya, gak perlu passion. Passion hanya jadi nilai plus dalam bekerja.

Terus… nulis apa lagi ya? Mendadak mentok soal passion ini…
Ahhh… apakah passion gue dalam writing blog hilang juga? Well, I don’t think so. Hanya karena ide mentok sesaat, bukan berarti ga ada passion atau passionnya hilang. 🙂

Daripada passion-passionan, mending kita serius bekerja aja yukk dan melakukan hal lainnya yang disuka.