Ngopi Nyantai di Mimiti Coffee

Waktu tau ada cafe baru lagi di daerah Setiabudhi, gue langsung pengen ke sana. Bukan karena daerahnya terjangkau sih, tapi karena ada yang ngepos fotonya, kok kece berat tempatnya… XD

Tapi pas pertama kali ke sana bareng temen gue siang hari sekitar jam 2-an, busseetttt dah penuhnya. Gak ada kursi sama sekali dan kita harus waiting list sebanyak 5 orang. Berhubung udah “gatel” pengen nongkrong, batal deh.

Kali kedua gue ke sana, siang-siang juga… masih aja penuh banget… Dapet sih tempat duduk, tapi menghadap toilet. Agak-agak kurang enak yah…

Akhirnya… gue membulatkan tekad untuk datang lebih pagi. Gue dateng lagi. Kali ini pagi-pagi jam 9. Dan wooasssyikk.. Masih sepi! Bisa salto… Eh, gak gitu juga sih X))

image

Sepiii

Kalau sepi gini, apalagi belum panas, enak deh adem.. Tempat ngopinya mostly outdoor walaupun ada indoornya. Tapi menurut gue sih enakan outdoor. Sekalian menghirup udara pagi. Mumpung belum banyak kendaraan terus harus ngisap asap knalpot. 😀

image

Nice ambience

Pas mau pesen.. bingung mau apa.. Ada kopi, teh, cokelat, dan kue-kue. Gue pesennya coklat aja deh. Harganya Rp30.000.

image

Chocolate

Coklatnya enak juga. Cukup manis tapi masih oke. Minum coklat pagi-pagi sambil melihat sekitar, ademm…

Oh iya, karena design arsitektur di sini bagus dan berasa nyeninya, jadinya bagus banget buat yang suka foto-foto… apalagi foto OOTD. Bawa aja baju ganti banyak-banyak terus foto-foto di berbagai spot di sini…….. kalau niat 😀

Yang pasti sih mantab nongkrong di sini. Mau nyari inspirasi, ngerjain tugas sendiri atau kelompok, oke buanget deh..

Kalau mau liat vlog gue pas lagi di Mimiti, bisa lihat di sini :

Ketika Mendadak Suka Coldplay

Coldplay adalah band British rock yang dibentuk pada tahun 1996. (Gue masih sekolah saat itu).
Waktu pertama kali liat video klip Coldplay yang berjudul Yellow, gue belum suka sama mereka.
Yang ada bingung malah liat video klipnya. Ngapain cuma jalan-jalan di pantai sepanjang video dalam keadaan basah?

Yellow

Eh, tapi setelahnya mereka ngeluarin lagu lain yang jadi ngehits seperti Clocks, Fix You, Paradise, dan Viva La Vida. Gue suka lagu-lagunya tapi tetap biasa aja sama Coldplay.

Clocks

Fix You

Paradise

Viva La Vida

Sampai akhirnya tahun 2015 kemarin Coldplay mengeluarkan lagu A Sky Full of Stars, gue mendadak langsung melirik Coldplay 😀

A Sky Full Of Stars

Lagunya enak bangetttt.. Enak dibawa buat ngedance juga. Pada saat itu juga lagi heboh berita perceraian Chris Martin dan Gwyneth. Sangat disayangkan karena mereka terlihat seperti pasangan yang serasi.

Suka sama lagu A Sky Full of Stars ini, rekan kerja gue ada yang ngefans banget sama Coldplay dan dia menceritakan banyak hal tentang Coldplay. Sampai akhirnya ada Coldplay live performance album Ghost Stories yang akan ditayangkan di NET pada waktu itu. Dia promosiin, gue langsung mau nonton.

Live performance ads

Wuihh pas nonton dari pertama, gue langsung mendadak suka sama Coldplay. Lagunya enak-enak semua. Walau katanya lagu-lagu di album Ghost Stories ini terinspirasi dari Gwyneth dan ada yang galau, tapi tetap enak didengar.

Ink

Gue kagum banget waktu Chris Martin maenin laser harp. Dan ternyata kalo mereka konser, mereka memang suka maenin warna, which is keren banget 🙂

Suara Chris mungkin bukan yang wah banget, tapi dia punya ciri suara yang khas dan soothing. Liriknya juga bagus-bagus. Ditambah kekompakan permainan musik dari bandnya. Itulah yang membuat Coldplay makin ke sini makin terkenal.
Para pemain bandnya, seperti Guy Berryman, Will Champion, dan Jonny Buckland jago-jago dan sangat baik menyatukan melodi sehingga secara keseluruhan lagu-lagu Coldplay terdengar enak.

Dan… dari cerita di atas, sampai juga di album baru mereka A Head Full of Dreams yang rilis di tahun 2016 ini. Katanya sih album terakhir mereka. Sedih deh pas tau hal ini.

Di album baru ini yang jadi singlenya kayak bukan khas Coldplay. Tapi untungnya tetap ada yang gue suka kayak Everglow dan Up & Up.

Everglow

Up & Up

By the way, menurut gue Coldplay ini lebih bagusan live daripada recording songnya. Bukan berarti jelek lho recordingnya. Cuma livenya asli bagus banget. It’s like Chris is telling a story. So great..

Makanya pengen banget liat konser Coldplay. Tapi kok belum pernah konser di Indonesia. Kenapa ya?
Dimanapun itu, pengen rasanya punya kesempatan nonton konser Coldplay. Semoga suatu hari kesampaian.

Stand Up Comedy Academy 2 yang Lucu

Assyiikk… Stand Up Comedy Academy 2 ada lagi di Indosiar.
Malem hari jadi gak membosankan lagi karena ada kompetisi yang satu ini.

Source photo : Indosiar

Source photo : Indosiar

Di SUCA 2 kali ini pesertanya gak kalah lucu sama season sebelumnya. Yang gue inget so far yang lucu-lucu itu ada :
– Arafah (dengan keabsurdannya yang khas dan gayanya yang polos).
– Kakak beradik Raim dan Boy Laode (Boynya udah tereliminasi. Semoga Raimnya lolos terus).
– Anyun (dengan jokes cadelnya. Sempat tereliminasi, tapi ditelepon balik untuk tampil lagi).
– Arif Alfiansyah (dengan story tellingnya dan act outnya yang pol banget).
– Afif Xavi (dengan jokes Betawi dan ibunya yang pernah stand up comedy dan lucu juga).

Kalaupun ada peserta yang gak lucu, syukurlah host-hostnya pada lucu kayak Gading Martin, Andhika, Uus, atau Gilang. Juri-jurinya juga seru. Paling nungguin komentar Ernest Prakasa, Raditya Dika, Pandji, dan Abdel.

Mentor-mentornya juga suka lucu-lucu. Gue paling inget sama Mosidik dan Arief Bidu.

Sekalipun pada lucu-lucu, tetap saja ada kalanya peserta yang tadinya dijagokan pun mengalami penurunan. Wajar sih. Harus menulis materi dalam waktu singkat dan mempresentasikannya setiap minggunya. Jadi salut banget deh yang masih tetap bisa lucu.

Kalau udah ngeliat peserta SUCA 2 ini lucu-lucu, gue jadi optimis kalau stand up comedy di Indonesia masih lucu-lucu dan bahasannya variatif.

Acara ini biasanya dimulai sekitar jam 9 malam. Pas deh jamnya.